Hidup dari Bonus

Dari dulu saya selalu iri pada orang yang bisa bekerja di bidang yang sesuai dengan ‘passion’-nya. Kalau dibayangkan, rasanya menyenangkan gitu, sih, ya, bisa melakukan sesuatu yang memang pengin dan senang dilakukan. Pasti bekerja jadi terasa lebih menyenangkan dan rasanya jadi enggak kayak lagi kerja. Rasanya, ya, seperti bermain-main, melakukan hobi. Yang kayak gitu, sih, pasti impian semua orang banget, ya. :)

Bagi saya, orang-orang semacam ini adalah orang-orang yang sangat diberkati. Kok bisa? Ya, karena mereka bisa melakukan hal yang mereka senangi setiap saat dan, hal yang paling baiknya, mereka dibayar untuk melakukannya. Kurang apa lagi coba? Dibayar untuk melakukan hobi. Siapa yang bisa nolak kalau begitu? Hehehe.

Menurut hemat saya, halah, ketika pekerjaan yang kita miliki merupakan sesuatu yang memang gemar kita lakukan, segala ‘reward’ (baca: gaji, penghasilan, fee, dsb) yang kita dapat dari pekerjaan tersebut adalah bonus. Iya, bonus.

Pengertian bonus di sini, masih menurut saya, adalah sesuatu yang kita dapatkan tanpa punya ekspektasi terhadapnya. Contohnya ketika main game lalu kita dapet nyawa tambahan atau uang karena berhasil menyelesaikan suatu misi, nah, itu namanya bonus.

Misalnya, ada orang yang hobi menggambar. Dia bekerja menjadi seorang ilustrator atau desainer atau apa pun pekerjaan yang mengharuskannya untuk menggambar. Ketika dia dibayar untuk karyanya, maka bayaran yang dia terima bisa dianggap sebagai bonus.

Begitu juga ketika orang-orang yang gemar menulis melakukan pekerjaan yang tidak jauh-jauh dari hobi mereka ini, misalnya menjadi penulis. Ada juga orang yang hobi berwisata kuliner, jalan-jalan, atau me-mix-and-match pakaian/aksesoris/make up yang kemudian menuangkan pengalaman mereka dalam food/traveling/fashion blog. Pendapatan yang mereka peroleh dari pekerjaan mereka adalah bonus karena mereka bekerja, mereka mendapatkan uang dari pekerjaan itu, tapi rasanya tidak seperti bekerja.

Bagaimana dengan saya? Saya sekarang, untungnya, termasuk salah satu orang yang hidup dari bonus. :)

Saya suka membaca dan sekarang bekerja sebagai editor buku yang, otomatis, pekerjaannya tidak jauh-jauh dari membaca. Memang baru editor pemula yang masih harus (sangat) banyak belajar, tapi saya yakin ini adalah proses yang harus dilewati untuk kemudian bisa menjadi editor (dan/atau penulis) profesional nantinya (amin). Karena pekerjaan yang saya lakukan sekarang merupakan hobi, maka gaji yang saya dapatkan dari pekerjaan ini saya anggap sebagai bonus. Saya tidak harus ‘memaksakan diri’ bekerja untuk mendapatkan penghasilan. Rasanya seperti berhobi setiap hari.

Saya suka bernyanyi, khususnya di paduan suara. Saya tidak pernah berpikir untuk bekerja secara profesional di bidang ini karena sadar diri bahwa kemampuan bernyanyi saya, yah, enggak segitu hebatnya juga, sih. Hahaha. Tapi ada beberapa kesempatan di mana saya mendapatkan penghasilan tambahan dari hobi saya ini. Memang tidak banyak, tapi tetap bisa untuk jajan-jajan cantik seminggu-dua minggu. Kalau yang ini, sih, jelas adalah bonus karena bukan pekerjaan tetap.

Setelah dipikir-pikir, ternyata bisa dibilang selama ini saya hidup dari bonus, ya. Bonus karena melakukan hal-hal yang menjadi kesukaan atau hobi. Bonus karena saya tidak perlu ‘memaksakan diri’ untuk melakukan sesuatu yang tidak saya sukai. Bonus yang bisa menghidupi saya dan cukup dipakai untuk berbagi dengan orang lain meskipun tidak banyak.

Kalau begitu, nikmat apa lagi yang bisa kamu dustakan, Ris? :)

Mengutip twit Joko Anwar pagi tadi, a good job is the one that doesn’t feel like a job.

Dan saya tidak bisa tidak setuju dengan pernyataan itu.

Pekerjaan itu pilihan. Apakah kamu memilih pekerjaan yang sesuai dengan passion-mu meskipun gajinya tidak terlalu besar, atau pekerjaan dengan gaji besar tapi sering harus ‘makan ati’ dalam melakukannya karena bukan passion-mu, semua itu hak masing-masing orang. Yang jelas, kalau kamu termasuk orang yang berhobi dan menghasilkan ‘bonus’ yang banyak dari pekerjaanmu itu, wah, berarti kamu adalah orang yang sangat beruntung dan diberkati! Selamat! :)

Akhirnya, semoga kita semua beruntung dengan pekerjaan apa pun yang sedang kita tekuni sekarang. Apa pun itu, semoga kita bisa melakukannya dengan sepenuh hati. Semoga!

:)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s